tanamanhidroponiku

tanamanhidroponiku

Cara membuat sistem hidroponik DFT mudah dan murah

Sudah puas dengan sistem yang paling sederhana yaitu sistem wick atau sistem rakit apung dan Anda telah berhasil memanen sayurannya tiap minggu, ok sudah saatnya Anda untuk naik level ketingkat Medium he..he..he...berikut ini saya akan memberikan tutorial pembuatan sistem hidroponik yaitu sistem DFT dengan harga yang sangat terjangkau yaitu cukup dengan Rp. 300.000 saja sangat mudah dan juga peralatan dan bahan sangat mudah untuk didapatkan disekitaran rumah Anda.



Gambar diatas merupakan salah satu hasil sistem DFT yang telah saya buat dan berhasil diterapkan didepan toko salah satu sahabat saya, untuk tau lebih jelasnya bagaimana cara membuat sistem DFT yang murah dan mudah silahkan membuka link berikut ini:

http://utakatikmikro.com/2016/02/03/cara-membuat-hidroponik-sistem-dftnft-dengan-uang-300-ribu/

Pada link tersebut saya terangkan dengan sangat jelas bagaimana cara membuat sistem DFT hidroponik, bahan apa saja yang harus digunakan, bagaimana teknik pembuatannya, dan total biaya yang harus dikeluarkan, silahkan dibuka linknya dan selamat mencoba.

Berikut ini penampakan videonya







Subscribe to receive free email updates:

12 Responses to "Cara membuat sistem hidroponik DFT mudah dan murah"

  1. Yaampun mas mau sharing sampai detil begitu.. Saya yang awal nonton jadi pengen banget buat karena diajarin per detilnya. Semoga sukses dan berkah ya mas. Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih sudah berkunjung, senang bisa membantu, semoga video kami bermanfaat, semoga sukses berhidroponiknya

      Delete
  2. nft dft itu apa sih..mmaf msh bingung

    ReplyDelete
  3. NFT dan DFT merupakan salah satu sistem yang diterapkan dalam berhidroponik, perbedaannya adalah dari bagaimana air nutrisi mengalir didalam rak peremajaan dan pembesaran, kalau NFT memanfaatkan air yang mengalir tipis, kalau DFT memanfaatkan air yang menggenang didalam rak peremajaan dan pembesaran. Terimakasih sudah berkunjung

    ReplyDelete
  4. Lebih baik memakai sistem yang mana ya mas,apakah lebih baik dft atau nft? Mohon pencerahannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kedua sistem tersebut sama baiknya kok mas/mbak yang terpenting sesuaikan saja dengan anggaran yang ada, terimakasih

      Delete
  5. Ikut komentar ah...

    saya tertarik dg bercocok tanam sistem hidropponik. dan baru mau memulai (artinya baru mau jadi newbi hehehe )

    Tapi kalo dari yg saya baca, untuk pemula lebih aman pakai yg sistem DFT, karena nutrisi akan tetap terjaga untuk waktu tertentu jika pompa /listrik tiba2 mati, atau memang sengaja untuk menghemat listrik utk pompa air.

    Kalo NFT, tanaman akan sangat tergantung pada aliran nutrisi dari pompa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih sudah berkunjung, silahkan saja mas gunakan sistem hidroponik yang menurut mas bisa dan mudah dibuat, sesuaikan dengan anggaran yang mas punya, tidak perlu yang besar dimulai dari yang kecil dulu akan jauh lebh baik, sampai nanti sudah mendapatkan racikan yang tepat sesuai dengan diri mas sendiri baru memulai dengan yang besar. Sukses terus ya berhidroponiknya

      Delete
  6. Maaf mas, saya pemula sekali, baru belajar2.. beda dft dengan sistem wick apa yah? terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sistem Wick itu sistem yang paling sederhana dalam hidrponik, dan merupakan sistem yang cocok untuk pemula karena tidak membutuhkan listrik dan bisa dibuat dengan menggunakan bahan-bahan sederhana ataubekas, sistem wick sendiri merupakan sistem sumbu, jadi memanfaatkan daya kapilaritas untuk membantu akar menyerap nutrisi, untuk sistem DFT merupakan sistem yang memanfaatkan adanya aliran air yang menggenang di dalam pipa, dan sistem ini membutuhkan listrik, terimakasih sudah berkunjung

      Delete
  7. Boleh diuraikan juga jenis jenis sayuran apa saja yang dibudidayakan disitu,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya kami menanam chines vegetable, kemudian selada, tinggal disesuaikan saja jarak antar lubangnya. terimakasih sudah berkunjung

      Delete

Terimakasih sudah berkunjung, silahkan tinggalkan komenter jika terdapat pertanyaan mengenai hidroponik.